Monday, November 29, 2010

THE HONEYS ARE (FINALLY) GOING TO THE MOON

Ih, saking ribetnya ngurus kawinan dan kehidupan setelah nikah, saya sampe lupa punya 'utang' satu lagi, yaitu honeymoon, yang Insya Allah akan dilaksanakan minggu depan. Cieee ciciiiw... susasuit!

Jarak antara nikah dengan honeymoon kami lumayan jauh ya, hampir sebulan. Tapi saya emang nggak pengen berangkat honeymoon langsung abis nikah sih. Pertama, karena kebayang bakal ribet dan capek habis hajatan berhari-hari. Kedua, karena saya nggak mau nangis kesakitan saat liburan. Ahahay! Udah terlalu sering deh, denger cerita temen menderita pas honeymoon karena 'belum biasa'. Hiiiii... Jadi, bagi saya, pergi honeymoon sebulan setelah nikah tuh cucok lah, biar ada waktu latian gaya dada, punggung dan kodok dulu. Yeuk.

Eeeh, ternyata, karena tenggang waktu yang lumayan lama, yalan-yalan yang akan datang ini jadi nggak berasa honeymoon. Soalnya setelah tiga minggu, api birahi udah rada adem ya... Jadi sekarang anget-anget tai ayam aja ahahaha, payah... Selain itu, mungkin juga karena waktu masih pacaran, kami udah beberapa kali plesir bareng, termasuk ke Bali. Jadi jalan-jalan ke Bali mendatang ini berasa dejavu, nothing too new about it. Bedanya udah bisa sekamar dan sekasur ajuah (ya iyalah).

Anyway! Still excited! Meskipun ke Bali lagi, tetep senang lah bisa bulan madu daripada datang bulan! (datang bulan = musuh besar penganten baru). So far, here are our plans:

Berapa lama?
5 hari 4 malam saja, weekend depan

Nginep dimana?
Saban ke Pulau Dewata, saya wajib membagi liburan saya ke dua lokasi -- setengah waktu di pantai (Legian, Seminyak, Jimbaran, Tanjung Benoa, Uluwatu, Tulamben, dll) dan setengah waktu di gunung (Ubud, Payangan, Bedugul, dll). Awalnya hanya karena kompromi dengan ortu - saya mau di pantai, mereka mau di gunung. Lama-lama jadi kebiasaan! Alhamdulillah, meski dese nggak suka pantai, T setuju menginap dua malam di Seminyak, dua malam di Ubud.

Di Seminyak, kami akan menginap di villa ghoib yang udah lama saya idamkan, Cicada Seminyak. Kenapa ghoib? Karena saya udah penasaran sama villa ini sejak... Desember 2008! Sayangnya, nggak pernah dapet karena selalu penuh. Selain itu, policy-nya lumayan nyusahin, yaitu pembayaran harus dilunasin di muka. Alhasil tertunda terus sampai sekarang. Kali ini saya keukeuh ngedapetin Cicada Seminyak, dan alhamdulillah akhirnya berjodoh juga.

Tempatnya sih nggak spektakuler-spektakuler amat ya, tapi saya suka suasananya yang segar. Konsep villanya sendiri very modern, sleek, clean dan airy alias lega, terang benderang, dapet banyak sinar matahari. Harganya pun masih affordable untuk kami.

Satu kompleks terdiri dari studio villa, 1-bedroom villa, 2-bedroom villa, 3-bedroom villa, dan beberapa suite villas. Masing-masing unit punya private plunge pool (keterangan: plunge pool tuh bukan kolam renang gede ya, ibaratnya cuma buat rendeman basahin ketek doang), tapi ada swimming pool utama untuk digunakan semua penghuni kompleks villa.






Courtesy of Google

Di Ubud, kami akan menginap di tempat saya menginap waktu ke Bali bulan September kemaren, Komaneka Bisma. Mudah-mudahan pegawainya udah lupa ama saya. Tengsin jo, kalo ketauan 'lu-lagi-lu-lagi'. Hihihi. Lagian kenafa balik kesana? Jujur, pilihan penginapan di Ubud tuh kurang variatif dibanding di daerah pantai. Banyak yang harganya kemahalan, jauh dari Ubud Center, atau suasananya 'butek' berat -- interiornya kebanyakan unsur batu, ukiran, kayu, dan lumut. Apalagi semakin ke daerah gunung, makin banyak serangga. Mungkin eksotik buat bulek, tapi bagi saya terlalu gloomy. Salah-salah ntar malah liat hantu atau di-e'e-in tikus. Hiiii...

Bagi saya, Komaneka Bisma adalah pilihan yang cukup ideal -- tempatnya masih terhitung baru, interiornya bisa menggabungkan unsur modern dengan alam, dan harganya lumayan lah buat kami.

 
Courtesy of myself

Dulu saya kesana pake duit orangtua, jadi masih mampu nginep di 1-bedroom villa-nya yang luar biasa. Menghadap gunung dan dilengkapi private swimming pool (kali ini bukan plunge pool, tapi pool beneran). Cantek kali.






Courtesy of myself and Trip Advisor

Tapi karena sekarang perginya pake dokat sendiri, kami penghematan lah yaaa. So instead of staying in Komaneka Bisma's villa, we're going for the regular room. Alhamdulillah, sama aja kerennya, meski ada satu kekurangannya: tempat tidurnya bukan four-poster bed yang ada tiangnya ituh, jadi nggak bisa mempraktekkan gaya Monyet Sangeh gelantungan deh!





Courtesy of Google and Trip Advisor

Mau ngapain aja?
Utamanya sih menunaikan kewajiban suami-istri dong ya, masa' main layangan. Diluar itu, sejujurnya saya bingung. Problemanya, T tuh orangnya sepemalas siput hamil, pengennya tidur melulu di kamar, sementara saya kebalikannya -- seaktif Tarzan betina. Watersport, rafting, berkuda di pantai, naik yacht ke pulau seberang, naik onta, sepedaan offtrack ke hutan, spa, wisata kuliner, ke Waterbom, nonton segala tari-tarian, hunting lukisan, hunting perak, tour ke pedesaan, dan ke taman safari ....udah pernah dilakuin semua! Tarzan banget deh! Trus yang belum apa ya?

PS. Saya mending dikelitikin sampe pingsan dibanding disuruh bungee jumping dan diving, jadi jangan suruh saya dua itu yaaa...

Alhasil, sampe sekarang kami belum menyusun itinerary mau kemana dan ngapain. Ih, senewen. This is so not me deh. Sebenernya sih masih banyak kegiatan seru lain, misalnya naik canoe keliling Danau Batur, canyon tubing, hunting upacara adat, atau hunting Tjokorda 'Max' Bagus (abis itu gue dibedil sama T dan Happy Salma. Seru 'kan!).

Tapi kalo ngeliat suamiku yang buncit dan pemalas imut dan lemah itu, saya suka jadi nggak tega huhuhu... I know he works extremely hard everyday, and he wants his holiday to be his time to relax, bukan malah beraktifitas fisik dibawah terik matahari. So who knows? Mungkin ujung-ujungnya kami cuma 'beribadah', tidur, 'beribadah', tidur, ngotor-ngotorin sprei, nyusahin orang housekeeping....

Mau makan dimana?
Bagi saya, bukan ke Bali namanya kalo nggak makan bubur kepiting di Warung Laota, Tuban, bebek di Bebek Bengil, Ubud, dan dessert-nya Cafe Havana, Ubud. Sisanya terserah deh. 

Meski demikian, saya nggak bercita-cita makan di overpriced restaurants yang cuma jual suasana, sementara rasa makanannya biasa aja. Enakan endomi pake rawit deh. Heloh, I'm talking to you, Sarong, Living Room, Kafe Warisan, endebray endebrey. Call us kampuang ya, but we really don't understand their high cuisine deh.
 Bubur kepiting Laota, courtesy of myself

Bebek Bengil, courtesy of myself


Cafe Havana, courtesy of myself. Lupa nama dessert yang ini apaan, pokoknya pake ketan dan mangga!

Sedikit pengecualian buat Breeze di The Samaya, karena lokasi restorannya yang dahsyat di pinggir pantai Seminyak. Dulu pernah dinner disana sama T - suasananya ganaaas, bagus banget. Tapi kalo kesana kudu bawa jaket motor ya, karena angin disitu ibarat angin bahorok, kenceng banget! Bae-bae malah pengen kerokan, lantas hilang semua hawa romansa.


Breeze at The Samaya, courtesy of Google

-----

Counting down the days to out first official honeymoon, semoga sakses dan menyenangkan yaaa... Dan yang terpenting, semoga bukan yang terakhir. Bulan ini Bali, bulan depan Belgia dan sekitarnya ya T!

17 comments:

ochie said...

Wah,, it's gonna be fun ya..

Happy kimpoi-day mb laila.. hihihi

:D

Anonymous said...

uwahhhh jd pengen ksana... (belom pernah honimun yg sesungguhnya) hehehe

mita said...

Hi Lei!

Been a silent reader of your blog for a while. But when you blogged about food in Bali, i cannot help it!!

You must try:
1. nasi ayam kadewatan-ubud
2. ikan mak beng- sanur
3. nasi ayam pantai- sanur
4. nasi pedes bu Andhika- depan joger
5. nasi bu wardani
6. menega seafood-jimbaran
7. bebek di warung eropa-petitenget
8. Pasta2an di warung itali
9. seaweed salad di warung made
10. chocolate fudge cake at Ruths Desserts (beli di carrefour-sunset boulevard)

prin_theth said...

Ochie: Insya Allah fun lah! Makasih yaaa

Lely Iwan: Berangkat, Mbak :D

Mita: Heyyy, thanks for the suggestions ya
1. Udah. Pedes berats ya, enaks!
2. Will try
3. Will try
4. Will try
5. Sering, tapi kok gue gak terlalu suka ya?
6. Sering, sekarang udh overrated banget ya :( Kualitas menurun, harga mahal, tempat rame!
7. Udah, enak
8. Udah, lumayan lah
9. Will try
10. Not into choccolate, but hubby will try hehe

tari said...

selamat hanimunnnn lei...hehehe...
aku minggu ini ajan menjelajah padang-bukittinggi dan sekitarnya...hehehe....
smg perjalanan lancar dan met malas2an di kamar.. :p

prin_theth said...

Iiiih serunya balik kampuang (buat T sih itu adalah kampungnya hahaha). Jangan lupa cerita-cerita makan apa aja yaaa...

nandia said...

itinerarynya patut dicontek niiih. mau mencanangkan liburan bareng anak-anak ke Bali nih soalnyaaa. *nyatet2*

Thanks, Lailaaa! Happy Hornymoooon! :D

Anonymous said...

hahahahahha... "ibadah"-nya disebut2 terus nih. jadi pengen juga beribadah di bali.. *ups*
selamat menikmati ya jeung..

go go honeymoon! ^^

prin_theth said...

Nandia: Eh yuuk, mariii. Nanya langsung ke gue ajaa, gak usah nyontek disini!

Tiar: Ahahaha... ya abiiis? Makasih ya sayang. Yuk, semoga kamu juga bisa segera liburan ke Bali lagi

Fika - Delon said...

ahahaha..seperti biasa slalu deh postingan si lei ini membuat gw ngakak2..gaya monyet sangeh gelantungan??? hahahaha..
suka tuuh ama penginapan yang diubudnyaa..enjoy the honeymoon yaa!!!

prin_theth said...

Aaaah, pasti diem-diem lo juga pengen nyobain gaya itu Fik ahahaha.... Thank you Fika!

ningnung said...

breeze at the samaya keren yaa.. and i love private pool villa! hehe

asal jgn dateng bulan aja pas bulanmadu lei :)

prin_theth said...

Ningnung: Iya keren pisaaan... Kalo gak inget anginnya (dan harga makanannya hiks), mau deh kesitu tiap hari!

Shoumie said...

klo ngeliat tempat2 tujuannya sih kayanya plg2 bakal bertiga nih, kudoakan mdh2an plg2 bawa dedek ahhh! hihi
Happy hornihmunnn seuss! :D

prin_theth said...

Ahihihihi... Ah kamyu. Makasih ya seuss, ditunggu juga dedek hasil perkongsian Shoumie-Giri!

G 3 T h ! said...

ajib banget lei tempatnya!!!! gw mau nyontek ah buat second hornimun gw ntar!! laki ai udah janjiin mau plesir kl belom gol gol juga tuh jadi orok..ahahahah..

prin_theth said...

Sok atuuuh dicontek :) Iya tempat-tempatnya sungguh asik deh. Siapa tau si orok gol-nya disitu hihihi