Tuesday, March 2, 2010

RIBET #2 LAMARAN: COLOR PALETTE

Rencana Awal
I'm a huge believer of theme. Mau bikin acara apapun, afdolnya selalu pake tema. Ulangtaun keponakan? Pengajian di rumah? Sunatan massal? Semua musti pake tema. Alasannya adalah karena mata saya gatal sekali kalau melihat hal-hal yang mismatched pada suatu tempat. Misalnya, kalau masuk kamar hotel yang karpetnya nabrak banget sama dindingnya, saya langsung pengen ngecat ulang kamar hotel itu.

Dengan demikian, meski cuma lamaran, saya berusaha agar acara ini punya tema / color palette, sehingga bisa jadi patokan berbagai perintilan seperti bunga, tenda, dan tentunya baju tuan putri CPW.

Setelah mikir-mikir, saya memutuskan bahwa a fun party would be... a garden party! And a fun color would be... yellow!


Pale yellow, butter, and lemon color, to be exact. I've never been a huge fan of the color before, but thanks to the gazillion wedding websites that gave me the inspiration, I could see how cheerful yellow would be for a garden party. Can you imagine yellow flowers? Yellow lanterns on the trees? Fairy lights on the shrubs? And yellow floating candles in the pool? Moreover, yellow is highly versatile. It would look classy with gray or chocolate brown, sweet with blue or green, and daring with orange or red. I can't praise yellow high enough as a party color.

All in all, we got a theme: a fun, whimsical yellow garden party. Yay :)

Rencana Tinggalah Rencana
Gagal 1: Untuk alasan yang susah saya jabarkan disini, kami memutuskan nggak jadi gardenparty-an. Jadi seperti lamaran pada umumnya, mayoritas acara akan dilakukan di dalam rumah, instead of di pendopo dan 'lapangan bola' belakang. Sigh. Bye-bye lanterns, bye-bye fairy lights.

Gagal 2: Setelah ngobrol sama dekorator / floris, saya mendapat kesan bahwa keinginan punya pesta kuning itu dianggap aneh, apalagi untuk acara malam. Dasar, pada nggak imajinatip! Tapi berhubung saya ini berjiwa lemah, justru saya yang ngalah ketika sang color palette kuning lama-lama bergeser menjadi... 


Burnt orange, yellow, and chocolate brown. In short: autumn colors.

OK, it's not that bad, but - no offense to autumn colors lovers out there - I think the palette feels boring and unimaginative. I believe that it is overdone, and I feel the rich colors drag down the whole 'light and fun' concept that can only be delivered by yellow (OCD much, miss? Embuuur) 

Alasan dekorator saya mengusulkan palet warna ini cukup predictable: karena kalo kuning itu pucat, kurang cocok untuk malam, kurang warna, cuap cuap cuap. Baiklah, Tante, saya pasrah deh. 

Meski kalo dipikir-pikir, Tante Dekorator ada benernya sih. Dan lama-lama palet ini mulai grows on me, kok. Mulai witing tresno jalaran soko kulino, karena gambar-gambarnya tiap hari dipelototin terus. Hope it won't disappoint eventually.

I still wish I have my yellow, tho. And my garden party under the stars :(

13 comments:

Nadia said...

Leii.. kamu jadi pakai Bu Sasi kah buat sang dekorator? haa untuk konsep garden partymu pasti bu sasi akan ciamik sekali apabila berkolaborasi dengan suryanto.. tak sabarrr

prin_theth said...

Gue kan nggak jadi garden party Naad :( Lokasinya di dalem rumah aja. Dan dekornya juga minimal kok

-mf- said...

i love orange. it brings out the happy mood :)

Anonymous said...

I like the yellow idea, night or not. Imagine bright yellow lanterns that will certainly give twinkle to your wedding party; a perfect contrast to dark color of night. elegance is not the question here, as yellow CAN be elegant (because it works perfectly with other colors, as you mentioned. grey, red, orange, even light green) and anyway it suits your personality (I think) better.

Mampus gak lo lei.

Anonymous said...

oh, saya lupa, tidak jadi ada lantern yah. well. masih bisa loh, misalnya ditaro di jalan masuk menuju rumah *teteupp*. Yellow will also work in house, dim the light a bit to enhance the color's brightness.

yakin lo masih mau pake cokelat2? wakakak

prin_theth said...

@mf: Really? I do hope so!

@CP: Does you card says, Annisa CP - Interior Designer? Kekekek. Thanks for the approval of my taste ya. And yes, chocolate brown still says blah. Coklat ini akan diterapkan seminimal mungkin kok. Orange / yellow all the way!

Oni said...

Hoo.. ya udah gpp, save the garden dekor up to the wedding aja.hihihi

Fry said...

Gw suka deh candy/chocolate stall dalam wedding (kayak foto loe di atas), yg skrg lg hot benjet di US. Sayang disini masih jarang dan masih suka dianggep aneh... Padahal gw pengen bgt pake gitu2an.. walaupun dengan hadirnya hal ini dapat merusak suasana pesta dikarenakan banyaknya anak2 yg mengalami sugar high! Su su su su su su sugar high *dinyanyikan dgn nada sugar town

prin_theth said...

@Nadia: Hehe iyap betul

@Fry: Tapi gue pasti menyiapkan kamar untuk menyekap bocah-bocah liar di acara gue kok Fry, jadi gpp kali deh kalo sugar rush hihihi

Andy said...

kuning? kalo kuning kata temen tinggal di-flush... kalo mampet, tinggal siram. ;))

prin_theth said...

Euuww, andiii... haha

aryanimia said...

lela, orange cocok ko' buat rumah puri.. lightingnya dominan kuning kan? kalo dikasi kuning lagi khawatir too bright.. just my 2 cents ;) and you'll look great on orange outfit as well!

prin_theth said...

Makasiy Kak Mia :) Iya, sekarang Insya Allah udah lebih nrimo... Bajunya bukan orange sih tapi hehe.